Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan hadir penutupan Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2026 di Bangkalan. Kesiapan lokasi acara sudah mencapai 90 persen.
INDONESIAONLINE – Presiden Prabowo Subianto dipastikan hadir dalam penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) 2026 di Kompleks Institut Agama Islam (IAI) Syaichona Mohammad Cholil, Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (23/6/2026) siang. Kesiapan lokasi acara saat ini telah mencapai 90 persen, menurut panitia pelaksana.
Ketua Organizing Committee (OC) Munas dan Konbes NU 2026 Saifullah Yusuf atau akrab disapa Gus Ipul menyampaikan kepastian kehadiran Presiden Prabowo saat meninjau persiapan lokasi pada Senin (22/6/2026).
“Insya Allah nanti akan ditutup dengan menghadirkan Bapak Presiden Prabowo,” ujar Gus Ipul, didampingi Rais Syuriah KH Imam Bukhori Kholil dan Ketua Senat IAI Syaichona Mohammad Cholil Mohammad Nasih Aschal (Ra Nasih) di lokasi acara.
Kesiapan Lokasi Capai 90 Persen
Gus Ipul mengungkapkan progres persiapan lokasi sudah sangat matang meski waktu yang tersedia cukup mendadak. “Hari ini kita lihat kesiapan sudah mencapai 90 persen. Saya berterima kasih kepada seluruh dzuriyah dari Syaikhona Kholil Bangkalan yang membantu begitu luar biasa meskipun waktunya mendadak,” kata Gus Ipul.
Ia menyoroti peran besar keluarga keturunan Syaikhona Kholil, ulama kharismatik asal Bangkalan, dalam mempercepat persiapan lokasi acara. Dukungan dari dzuriyah mencakup penyediaan tenaga kerja sukarela hingga akses fasilitas kompleks pesantren untuk menunjang kebutuhan acara.
Ra Nasih selaku Ketua Senat IAI Syaichona Mohammad Cholil sekaligus tuan rumah acara memastikan seluruh fasilitas pendukung seperti tenda, sound system, hingga area parkir sudah hampir rampung. Pihak kampus dan pesantren setempat juga telah berkoordinasi dengan pengurus NU tingkat daerah untuk memastikan kelancaran alur kegiatan, mengingat agenda penutupan akan dihadiri tamu undangan dari berbagai provinsi.
Rangkaian Ziarah Jelang Penutupan
Sebelum mengikuti acara penutupan, para peserta Munas-Konbes 2026 yang telah selesai bersidang di Ploso, Jombang, akan melaksanakan rangkaian kegiatan keagamaan terlebih dahulu. Rencananya, peserta akan berziarah ke makam Syaikhona Kholil Bangkalan dan para muasis atau pendiri NU di Jombang. Kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama, istighosah, dan tahlil sebelum menuju lokasi penutupan di Bangkalan. Ziarah ke makam tokoh pendiri NU merupakan tradisi rutin agenda besar organisasi untuk mengenang jasa tokoh perintis.
Gus Ipul mengajak seluruh pengurus NU di semua tingkatan untuk menyukseskan acara melalui kegiatan keagamaan khas tradisi NU. “Dengan melakukan istighosah, dan berbagai kegiatan keagamaan sesuai dengan tradisi Nahdlatul Ulama agar menjadi energi bagi muktamar yang akan datang,” jelasnya.
Muktamar NU merupakan forum permusyawaratan tertinggi organisasi yang digelar setiap lima tahun sekali, sehingga doa bersama jelang penutupan dianggap penting untuk memohon kelancaran agenda besar berikutnya.
Dalam kesempatan yang sama, Gus Ipul menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya acara. “Ra Nasih ini adalah tuan rumahnya, pengasuh IAI Syaikhona Kholil Bangkalan. Mudah-mudahan perguruan tinggi ini membawa berkah. Terima kasih Lora Imron Amin beserta segenap jajaran yeng mendukung kegiatan. Kepada Pak Bupati, Forkopimda dan seluruh jajaran, terima kasih. Mudah-mudahan seluruh amal baiknya dibalas oleh Allah SWT,” pungkasnya.
Penutupan Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2026 di Bangkalan ini menjadi momentum penting bagi warga setempat, khususnya kalangan nahdliyin. Kehadiran Presiden Prabowo diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan NU dalam menjaga kerukunan umat beragama di Indonesia.
Panitia meminta seluruh warga Bangkalan untuk turut serta menjaga ketertiban selama acara berlangsung agar rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar tanpa hambatan (bs/dnv).













