Kapolri merotasi 17 kapolres di Jawa Timur sebagai bagian mutasi 1.121 personel Polri. Berikut daftar lengkap dan alasan rotasi.
INDONESIAONLINE – Peta kepemimpinan di lingkungan Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur memasuki babak baru. Sebanyak 17 jabatan kapolres dan kapolresta berganti dalam mutasi besar yang dilakukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Pergeseran tersebut menjadi bagian dari penyegaran organisasi yang berlangsung secara nasional dan menyasar berbagai level kepangkatan, mulai perwira tinggi hingga pejabat kewilayahan.
Mutasi itu tertuang dalam tujuh Surat Telegram Kapolri tertanggal 25 Juni 2026. Secara nasional, terdapat 1.121 personel Polri yang mendapat promosi, rotasi maupun penugasan baru sebagai bagian dari strategi penguatan organisasi.
Tujuh surat telegram tersebut masing-masing bernomor ST/1335/VI/KEP./2026, ST/1336/VI/KEP./2026, ST/1337/VI/KEP./2026, ST/1338/VI/KEP./2026, ST/1339/VI/KEP./2026, ST/1340/VI/KEP./2026, serta ST/1341/VI/KEP./2026.
Perubahan komposisi pimpinan di wilayah Jawa Timur menunjukkan adanya pola regenerasi yang tidak hanya mengisi jabatan kosong, tetapi juga menjadi bagian dari pengembangan karier sejumlah perwira menengah. Beberapa di antaranya mendapat promosi ke Mabes Polri, Polda Metro Jaya, hingga menduduki posisi strategis di lingkungan Polda Jawa Timur.
Rotasi Jadi Instrumen Penguatan Organisasi
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan bahwa mutasi merupakan mekanisme rutin dalam organisasi kepolisian. Pergantian pejabat dilakukan untuk menjaga dinamika organisasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Mutasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme, kapasitas kepemimpinan, serta efektivitas pelaksanaan tugas Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat,” ujar Brigjen Trunoyudo, Jumat (26/6/2026).
Selain menjadi bagian dari pembinaan karier personel, rotasi juga dinilai penting untuk menghadirkan perspektif baru dalam pengelolaan satuan kewilayahan. Setiap kapolres memiliki tantangan yang berbeda, mulai dari penanganan keamanan daerah, penguatan pelayanan publik, hingga pengawasan terhadap dinamika sosial dan kriminalitas di wilayah hukumnya.
Di Jawa Timur, sejumlah pejabat yang sebelumnya memimpin polres kini memperoleh promosi ke jabatan lebih tinggi. Sebaliknya, posisi yang ditinggalkan diisi oleh perwira yang telah memiliki pengalaman di bidang reserse, lalu lintas, intelijen, sumber daya manusia, hingga fungsi pengawasan internal.
Daftar Lengkap Mutasi 17 Kapolres di Jatim
Rotasi jabatan yang berlaku di wilayah Polda Jawa Timur meliputi:
- Polresta Malang Kota: Kombes Pol Putu Kholis Aryana menjadi Kapolres Metro Bekasi Kota, digantikan AKBP Danang Setiyo.
- Polres Malang: AKBP Muhamad Taat Resdianto mendapat penugasan sebagai Sekretaris Pribadi Kapolri. Jabatan Kapolres Malang kini diisi AKBP Rulian Syauri.
- Polres Probolinggo: AKBP Muh Wahyudin Latif menjadi Kapolres Kediri. Posisinya digantikan AKBP Asmida Rizki Siregar.
- Polres Sampang: AKBP Hartanto dipercaya sebagai Dirtahti Polda Jatim, sedangkan AKBP Anang Hardiyanto menjadi Kapolres Sampang.
- Polres Sumenep: Jabatan Kapolres kini diemban AKBP Ariek Indra Sentanu.
- Polres Lamongan: AKBP Arif Fazlurrahman dipromosikan sebagai Wadirlantas Polda Metro Jaya, digantikan AKBP Adhytiawaan Gautama Putra.
- Polres Jember: AKBP Bobby Adimas Candra Putra menjadi Kanit 3 Satresmob Bareskrim Polri. Kapolres baru dijabat AKBP Alaiddin.
- Polres Tuban: Jabatan Kapolres kini diisi AKBP Jazuli Dani Iriawan.
- Polres Madiun: AKBP Ridwan Maliki dipercaya memimpin Polres Madiun menggantikan AKBP Kemas Indra Natanegara.
- Polres Trenggalek: Tongkat komando beralih kepada AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya.
- Polres Bojonegoro: AKBP Yenni Diarty ditunjuk menggantikan AKBP Afrian Satya Permadi.
- Polres Lumajang: AKBP Riki Yariandi dipercaya menjadi Kapolres Lumajang.
- Polres Pamekasan: AKBP Wahyu Hidayat menggantikan AKBP Hendra Eko Triyulianto.
- Polres Pelabuhan Tanjung Perak: Jabatan Kapolres kini dipegang AKBP Irwan Kurniawan.
- Polres Pasuruan Kota: AKBP Arief Ardiansyah Prasetyo dipercaya memimpin Polres Pasuruan Kota.
- Polres Tulungagung: AKBP Wiwin Junianto Supriyadi menggantikan AKBP Ihram Kustarto.
- Polres Madiun Kota: Jabatan Kapolres kini diemban AKBP Rizki Pratama Wida Prastianto.
Pergantian tersebut menandai dimulainya fase baru kepemimpinan kepolisian di berbagai daerah di Jawa Timur. Para pejabat baru diharapkan mampu melanjutkan program yang telah berjalan sekaligus menghadirkan inovasi dalam menjaga keamanan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
Mutasi berskala nasional ini juga memperlihatkan komitmen Polri dalam menerapkan sistem pembinaan karier yang berkesinambungan. Dengan rotasi yang dilakukan secara berkala, organisasi diharapkan tetap adaptif menghadapi tantangan keamanan yang terus berkembang, sekaligus memastikan setiap satuan kewilayahan dipimpin oleh personel yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan daerah masing-masing (bn/dnv).













