INDONESIAONLINE – Naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia memiliki dua versi yang dikenal luas. Satu, naskah tulisan tangan Soekarno. Dua, naskah yang diketik Sayuti Melik.
Naskah tulisan tangan yang dibuat langsung oleh Soekarno tersebut menjadi salah satu dokumen paling bersejarah dalam perjalanan bangsa Indonesia. Lantas, di mana naskah asli itu kini berada?
Naskah Proklamasi tulisan tangan Soekarno saat ini disimpan di fasilitas khusus milik Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) di Jakarta. Dokumen tersebut berada dalam pengawasan dan perawatan khusus karena memiliki nilai sejarah yang sangat tinggi.
Keberadaan naskah asli itu tidak terlepas dari peran wartawan pejuang yang juga mantan Menteri Penerangan Burhanuddin Mohammad (B.M.) Diah. Setelah menyimpan dokumen bersejarah tersebut, B.M. Diah kemudian menyerahkannya kepada pemerintah melalui Menteri Sekretaris Negara periode 1988-1998 Moerdiono.
Selanjutnya, pada 1992,
Moerdiono menyerahkan naskah tulisan tangan Soekarno tersebut kepada Kepala ANRI saat itu, Noerhadi Magetsari. Sejak penyerahan tersebut, dokumen asli Proklamasi resmi menjadi bagian dari arsip yang disimpan dan dirawat ANRI.
Untuk mempertahankan kondisi naskah, ANRI menempatkannya di ruang penyimpanan khusus dengan sistem perlindungan yang ketat. Ruangan tersebut dilengkapi pengawasan untuk mengantisipasi berbagai faktor yang dapat menyebabkan kerusakan pada dokumen.
Perawatan juga dilakukan secara berkala dengan memanfaatkan teknologi konservasi agar kondisi kertas dan tinta tetap terjaga. Selain itu, ANRI secara rutin melakukan pemetaan terhadap berbagai potensi bahaya guna mengendalikan dan mengurangi risiko kerusakan.
Tidak hanya melindungi dokumen secara fisik, ANRI juga mengenalkan sejarah Proklamasi kepada masyarakat melalui kegiatan edukasi dan pameran. Upaya tersebut dilakukan agar generasi muda tetap mengenal, memahami, serta menghargai salah satu tonggak terpenting dalam sejarah kemerdekaan Indonesia. (ars/hel)







