INDONESIAONLINE – Perselisihan yang dipicu rasa cemburu berujung aksi intimidasi menggunakan senjata tajam di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Seorang gadis membawa golok dan melabrak wanita berambut pirang lantaran merasa tersinggung setelah korban diduga melirik pacarnya saat berpapasan di jalan.
Peristiwa tersebut menjadi viral di media sosial setelah rekaman video keributan dua wanita muda itu tersebar luas. Dalam video berdurasi 1 menit 56 detik, terlihat seorang wanita berambut pirang turun dari sepeda motor dan menghampiri sebuah kios minuman. Tak lama kemudian, seorang wanita lain yang membawa golok menyusulnya hingga keduanya terlibat adu mulut.
Wanita yang mengenakan masker itu kemudian mengacungkan golok ke arah korban. Aksi tersebut membuat wanita berambut pirang ketakutan dan berusaha menghindar. “Salah aku apa,” ujar korban ketika menanggapi perkataan pelaku yang terdengar menggerutu, tetapi tidak terdengar jelas dalam rekaman.
Seorang pria yang berada di lokasi sempat berusaha melerai pertengkaran. Namun, situasi kembali memanas setelah seorang wanita lain yang diduga merupakan rekan pelaku datang dan ikut terlibat dalam aksi intimidasi tersebut.
Kasat Reskrim Polres Garut AKP Herman Saputra mengungkapkan, kejadian itu berlangsung di Jalan Letjen Ibrahim Adjie, Kecamatan Tarogong Kaler, Garut, pada Minggu (11/10/2026) sekitar pukul 01.00 WIB. “Berdasarkan hasil penyelidikan, kejadiannya berlangsung sekitar jam 1 dini hari. Saat itu, para pelaku sedang minum-minuman keras,” kata Herman.
Menurut Herman, berdasarkan keterangan yang diperoleh dari pelaku, insiden bermula ketika mereka sedang mengonsumsi minuman keras di sekitar lokasi kejadian. Pada saat bersamaan, korban melintas menggunakan sepeda motor.
Pelaku kemudian merasa tersinggung karena menganggap korban melirik pacarnya yang juga berada di tempat tersebut. Dugaan itu memicu pelaku mengejar korban hingga terjadi konfrontasi yang berujung pada ancaman menggunakan golok.
“Korban melintas dan pelaku menganggap korban melirik ke pacarnya. Kemudian pelaku merasa tersinggung kemudian mengejar korban,” jelas Herman.
Beruntung, sejumlah saksi yang berada di tempat kejadian segera turun tangan untuk melerai pertikaian. Meski tidak mengalami luka akibat insiden tersebut, korban dilaporkan mengalami trauma setelah ditodong menggunakan senjata tajam.
Polisi Ringkus Tiga Orang
Menindaklanjuti kejadian itu, personel Tim Sancang Polres Garut melakukan penyelidikan hingga akhirnya mengamankan tiga orang yang diduga terlibat. Ketiga orang tersebut terdiri atas wanita yang membawa golok dan mengintimidasi korban, seorang wanita lain yang ikut melakukan intimidasi, serta seorang pria yang diketahui sebagai pemilik golok yang digunakan dalam kejadian tersebut.
Herman menerangkan, pria yang turut diamankan memiliki keterkaitan dengan kasus itu karena golok miliknya digunakan oleh seorang anak perempuan yang berhadapan dengan korban.
“Keterlibatan pelaku yang laki-laki ini adalah yang bersangkutan merupakan pemilik golok yang dipakai ABH wanita untuk menodong korban,” ungkapnya.
Polisi kini memproses perkara tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Penanganannya dilakukan secara khusus dan hati-hati karena dua perempuan yang diamankan masih berstatus anak di bawah umur.
“Dua orang wanita yang kami amankan merupakan anak di bawah umur. Sebab itu, penanganan perkaranya berjalan lebih hati-hati karena melibatkan anak sebagai pelaku,” ujar Herman.
Dalam pengungkapan kasus ini, polisi turut menyita sebilah golok yang diduga digunakan untuk mengancam korban. (rds/hel)







