INDONESIAONLINE – Jenazah mantan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei dijadwalkan segera dimakamkan setelah dilaporkan meninggal dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel di Teheran. Pemerintah Iran menetapkan kota suci Mashhad sebagai lokasi peristirahatan terakhirnya.
Mengutip laporan kantor berita Fars yang dilansir AFP, Rabu (4/3/2026), Khamenei akan dimakamkan di kompleks makam Imam Reza, tempat ayahnya juga dimakamkan. Mashhad merupakan kota terbesar kedua di Iran dan dikenal sebagai salah satu pusat spiritual terpenting bagi umat Syiah.
Kota tersebut menyandang predikat ‘kota suci’ karena menjadi lokasi makam Imam Reza Shrine, imam kedelapan dalam tradisi Syiah. Setiap tahun, jutaan peziarah dari berbagai negara mendatangi kawasan tersebut.
Sebelum prosesi pemakaman digelar, akan diadakan upacara penghormatan besar di Teheran. Informasi itu disampaikan Garda Revolusi Islam Iran atau Islamic Revolutionary Guard Corps melalui akun Telegram resminya. Namun hingga kini, pemerintah Iran belum mengumumkan tanggal pasti pemakaman.
Khamenei dilaporkan meninggal pada Sabtu (28/2) waktu setempat dalam serangan militer yang menargetkan sejumlah titik strategis di ibu kota Iran. Pasca-wafatnya Khamenei, kewenangan kepemimpinan sementara diserahkan kepada dewan transisi yang terdiri dari tiga orang, yakni presiden, kepala peradilan, dan seorang ahli hukum dari Guardian Council. Dewan tersebut akan menjalankan tugas hingga Assembly of Experts memilih pemimpin tertinggi yang baru.
Fars juga melaporkan, mengutip pejabat terkait, demi alasan keamanan, sidang terakhir Majelis Pakar kemungkinan ditunda hingga setelah prosesi pemakaman. Media Iran menyebut gedung Majelis Pakar yang beranggotakan 88 orang di kota suci Qom terkena serangan pada Selasa (3/3), sementara kantor pusatnya di Teheran dihantam sehari sebelumnya. (rds/hel)
