Kemenangan RD Kongo Antar Korsel Pulang, Portugal Bentrok Kroasia

Pemain RD Kongo Brian Cipenga (9) berebut bola di dalam kotak penalti dengan Khojiakbar Alijonov dari Uzbekistan di Stadion Atlanta di Atlanta, Georgia, Amerika Serikat, Minggu (28/6/2026) pagi WIB. (afp)

INDONESIAONLINE – Republik Demokratik (RD) Kongo memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah membalikkan keadaan dan mengalahkan Uzbekistan 3-1 pada laga terakhir grup K di Stadion Atlanta, Georgia, Amerika Serikat, Minggu (28/6) pagi WIB.

Kemenangan tersebut membuat RD Kongo mengumpulkan empat poin dari tiga pertandingan dan lolos melalui jalur peringkat ketiga terbaik. Kemenangan Kongo ini sekaligus mengakhiri harapan Korea Selatan karena tersingkir dari daftar delapan tim peringkat ketiga terbaik.

Uzbekistan lebih dulu memimpin saat pertandingan baru berjalan 10 menit. Eldor Shomurodov sukses menaklukkan kiper Lionel Mpasi-Nzau melalui tendangan lob yang membawa timnya unggul 1-0.

RD Kongo sempat mencetak gol balasan lewat Nathanael Mbuku pada menit ke-18. Namun, setelah meninjau tayangan VAR, wasit Felix Zwayer memutuskan gol tersebut tidak sah.

Memasuki babak kedua, RD Kongo meningkatkan intensitas serangan. Upaya mereka membuahkan hasil pada menit ke-68 setelah Yoane Wissa sukses menjalankan tugas sebagai eksekutor penalti menyusul pelanggaran Abdukodir Khusanov di area terlarang.

Momentum tersebut dimanfaatkan RD Kongo untuk terus menekan. Sepuluh menit kemudian, Fiston Mayele membawa timnya berbalik unggul 2-1 melalui sontekan yang memperdaya kiper Abduvohid Nematov.

Pada masa injury time, tepatnya menit ke-90+1, Yoane Wissa kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah menyelesaikan umpan Meschack Elia. Gol itu memastikan kemenangan 3-1 bagi RD Kongo sekaligus mengantar mereka ke fase gugur Piala Dunia 2026.

Dalam laga lain di grup K, Portugal harus mengakhiri laga dengan hasil imbang tanpa gol melawan Kolombia di Florida, Minggu (28/6). Hasil tersebut membuat Portugal lolos sebagai runner-up grup dan menghadapi jalur yang lebih berat di fase gugur.

Dalam laga ini, drama terjadi pada masa injury time ketika Davinson Sanchez berhasil menyundul bola ke gawang Portugal. Namun, wasit menganulir gol tersebut sehingga skor tetap 0-0 hingga peluit panjang dibunyikan.

Hasil imbang membuat Portugal finis sebagai runner-up grup K. Pada babak 32 besar, mereka akan berhadapan dengan Kroasia dan berpotensi bertemu Spanyol apabila berhasil melaju ke babak 16 besar. (hsa/hel)