Pemprov Kaltim Imbau Petani Siapkan Cadangan Air Hadapi Kemarau

Lahan sawah pertanian di kawasan Jalan Betapus, Kelurahan Lempake, Samarinda. (nor hidayat/io)

INDONESIAONLINE – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (DPTPH) mengimbau petani untuk mulai menyiapkan cadangan air. Hal itu dilakukan guna mengantisipasi potensi kemarau yang lebih panjang dalam beberapa bulan ke depan.

Kepala DPTPH Kaltim Fahmi Himawan mengatakan saat ini Kalimantan Timur mulai memasuki musim kemarau yang diperkirakan mencapai puncaknya pada Agustus mendatang. Meski demikian, kondisi cuaca di Kaltim masih relatif mendukung sektor pertanian karena hujan masih kerap turun di sejumlah wilayah.

“Sekarang kita mulai memasuki musim kemarau dan puncaknya diperkirakan sekitar  Agustus. Namun, kita bersyukur Kaltim tidak mengalami kemarau yang terlalu ekstrem. Meskipun beberapa daerah sudah mulai kering, di Kaltim masih sering terjadi hujan dan kondisi cuaca masih cukup mendukung,” ujarnya, Sabtu (13/06/2026)

Menurut Fahmi, kondisi tersebut memberikan peluang bagi petani untuk tetap melakukan aktivitas tanam dengan memanfaatkan ketersediaan air hujan yang masih cukup baik.

Sebagai langkah antisipasi, pihaknya mendorong petani untuk melakukan penampungan air hujan agar dapat dimanfaatkan ketika curah hujan mulai berkurang. “Petani kami dorong untuk melakukan penampungan air hujan sebagai langkah antisipasi apabila nanti memasuki masa kemarau yang lebih panjang,” katanya.

Selain itu, Pemprov Kaltim terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk mempercepat penyaluran bantuan sarana pendukung irigasi bagi petani, termasuk fasilitas perpompaan dan perpipaan.

“Koordinasi dengan pemerintah pusat terus kami lakukan agar bantuan perpompaan dan perpipaan bisa lebih cepat diterima petani. Ini menjadi langkah antisipatif untuk menjaga ketersediaan air apabila kemarau semakin intens,” pungkas Fahmi. (ra/hel)