Teknik Elektro FST UIN Malang Hadirkan Pakar Malaysia, Kupas Perkembangan Machine Learning dan AI

Peserta mengikuti webinar internasional bertema Machine Learning in Research, Innovation and Real-World Applications yang digelar Teknik Elektro FST UIN Malang. (Ist)

INDONESIAONLINE – Upaya memperkuat wawasan dan kompetensi di bidang kecerdasan buatan (AI) terus dilakukan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang. Kali ini, melalui Program Studi Teknik Elektro Fakultas Sains dan Teknologi (FST), UIN Malang menggelar webinar internasional bertema Machine Learning in Research, Innovation and Real-World Applications.

Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui Zoom pada 24 Juni 2026 itu menghadirkan pakar dari Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia Assoc Prof Ts. Dr. Norizan Mat Diah dari Faculty of Computer and Mathematical Sciences.
Webinar dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Akademik FST UIN Malang Prof Dr Evika Sandi Savitri MP.

Dalam sambutannya, Prof Evika menekankan pentingnya memperluas wawasan global dan membangun kolaborasi internasional untuk meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan inovasi di perguruan tinggi.
Menurut dia, keterlibatan akademisi dari luar negeri menjadi langkah strategis dalam memperkuat kompetensi dosen maupun mahasiswa sekaligus mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi Program Studi Teknik Elektro dengan Departemen Teknik Informatika Program Sarjana dan Pascasarjana. Sinergi tersebut menghadirkan perspektif multidisiplin dalam membahas perkembangan teknologi kecerdasan buatan, khususnya machine learning.

Dalam pemaparannya, Dr Norizan menjelaskan konsep dasar hingga perkembangan terkini machine learning yang kini menjadi salah satu teknologi utama pada era transformasi digital. Ia juga mengulas berbagai penerapan teknologi tersebut di sektor pendidikan, kesehatan, industri, hingga pengembangan sistem cerdas untuk mendukung proses pengambilan keputusan secara lebih efektif dan efisien.

Webinar ini diikuti oleh dosen, mahasiswa, peneliti, dan praktisi dengan antusiasme tinggi. Hal tersebut tampak dari aktifnya peserta dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Beberapa topik yang dibahas meliputi peluang riset berbasis machine learning, tantangan penerapan kecerdasan buatan, serta arah perkembangan teknologi di masa mendatang.

Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh wawasan baru mengenai tren riset global yang dapat menjadi inspirasi dalam pengembangan penelitian dan inovasi di lingkungan akademik.

Kegiatan ditutup ketua Program Studi Teknik Elektro FST UIN Malang dengan menyampaikan apresiasi kepada narasumber dan seluruh peserta. Ia berharap forum ilmiah bertaraf internasional seperti ini dapat terus diselenggarakan untuk memperluas jejaring akademik global, meningkatkan kualitas riset, serta memperkuat budaya inovasi di lingkungan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. (ars/hel)