Blokade jalan oleh siswa (Foto : Rony Hariyanto / JatimTIMES)

JATIMTIMES – Karena menolak lahan sekolahnya di eksekusi oleh pemilik lahan, ratusan siswa SMK Wira Yudha Sakti Nusantara (WYSN), pada hari ini Senin (27/12) melakukan aksi demo dan memblokade jalan Veteran Lumajang, tempat sekolah tersebut berada.

Aksi yang dilakukan para siswa SMK ini menolak untuk dilakukan eksekusi lahan karena lahan dan bangunan tersebut masih diperlukan oleh sekolah untuk kegiatan belahar mengajar.

Ratusan siswa ini sempat membakar ban bekas di Jalan Veteran Lumajang sebagai wujud penolakan dari rencana eksekusi ini.

Bebeberapa siswa bahkan tampak histeris dan menangis sambil menyatakan penolakannya.

Para siswa dan guru dari sekolah ini meminta penundaan eksekusi karena saat ini pihak sekolah masih belum memiliki bangunan pengganti untuk kegiatan belajar mengajar di sekolah itu.

Baca Juga  Bahas Indonesia Emas, Ini Tugas Jokowi ke Forum Rektor Indonesia

“Apabila sekolah ini ditutup, lantas mau belajar dimana siswa-siswi WYSN ini,” kata salah seorang siswa.

Saat ini mediasi dilakukan antara pihak sekolah dan pemilik lahan di kantor Desa Karangsari Kecamatan Sukodono Lumajang untuk mencari solusi dari dari konflik lahan ini.

Sementara aksi demo sampai saat ini masih tetap berlangsung. Para siswa tetap meminta agar tidak dilakukan eksekusi terhadap sekolah mereka.

 

Pihak sekolah hanya meminta penundaan ekseskusi sampai dengan pembangunan sekolah selesai, antara 2 sampai 3 tahun kedepan.



Moch. R. Abdul Fatah