JATIMTIMES – Soal dugaan pencemaran nama baik organisasi PMII oleh salah satu media online di Sumenep mulau bergulir ke proses hukum.

Itu setelah pengurus cabang dan alumni PMII Sumenep  resmi melaporkan kasus tersebut ke mapolres setempat, Senin (31/01/2022) siang.

Disinggung perihal pencatutan nama organisasi PMII pada pemberitaan salah satu media online tersebut, Polres Sumenep mengakui tak pernah menyebut nama instansi atau organisasi mana pun.

Saat dikonfirmasi media online yang dilaporkan PMII, pihak Polres Sumenep hanya membenarkan adanya penangkapan pencuri di salah satu toko unggas di Kota Keris.

“Kami tidak pernah menyebutkan nama organisasi mana pun, sebagaimana diberitakan media tersebut,” ungkap Kapolres Sumenep AKBP Rahman Wijaya melalui Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti.

Baca Juga  Putra Anggota PKB DPR Sempat Bikin Laporan Palsu soal Tewasnya Kekasih

Menurut Widi,  sapaan Widiarti,  penangkapan yang dilakukan Korps Bhayangkara itu murni tidak ada sangkut paut dengan nama organisasi tertentu.  Bahkan dia mengaku  tidak akan bertanggung jawab atas efek hukum maupun yang lain terhadap penulis maupun media yang bersangkutan.

“Minta tolong jangan dikait-kaitkan dengan organisasi ya rekan-rekan. Agar Sumenep tetap kondusif,” ujar polwan senior ini.

Sementara itu, Ketua PC PMII Sumenep Qudsiyanto menyayangkan adanya pemberitaan salah satu media online yang diduga kuat mencemarkan nama baik organisasi kebanggaannya itu.

“Pertama media itu tidak ada iktikad baik dengan coba mengonfirmasi kami. Kedua, media itu mencatut nama PMII,” terang dia.

Lebih lanjut kata dia, pihak Polres Sumenep juga tidak menerima terkait adanya pemberitaan dari media online yang mencatut dua pencuri sebagai aktivis dari organisasi PMII.

Baca Juga  Gara-Gara Harga Selangit, Kebun Cabai Jadi Sasaran Pencuri

“Iya sangat disayangkan juga, karena polres juga dijadikan sebagai salah satu sumber dari pemberitaan media itu,” pungkas pria yang akrab disapa  Qudsi itu.

Untuk diketahui, laporan pengurus cabang dan alumni PMII perihal adanya media online yang menulis berita soal penangkapan pencuri dengan menyebut langsung nama institusi PMII dengan judul “Breaking News, Terlibat Pencurian, Dua Aktivis PMII Sumenep Ditangkap Tim Resmob Polres Sumenep”.



Syaiful Ramadhani