Shell Kembali Jual BBM, Ini Jenis dan Harganya

Shell Kembali Jual BBM, Ini Jenis dan Harganya
SPBU Shell. Iini Shell menjual lagi BBM setelah vakum beberapa lama. (mobil123.com)

INDONESIAONLINE – SPBU Shell akhirnya kembali menjual bahan bakar setelah sempat lama mengalami kekosongan stok BBM. Produk yang sudah kembali tersedia adalah Shell V-Power Diesel.

Kabar tersebut diumumkan langsung melalui akun Instagram resmi Shell Indonesia. Dalam pengumumannya, Shell memastikan distribusi BBM jenis diesel premium itu mulai dilakukan kembali di beberapa wilayah.

“Shell V-Power Diesel mulai tersedia kembali secara bertahap di SPBU Shell,” tulis Shell dalam unggahan resmi Instagram @shell_indonesia, dikutip Senin (11/5/2026).

Berdasarkan informasi di situs resmi perusahaan, saat ini sudah ada 33 SPBU Shell yang kembali menjual V-Power Diesel. Namun lokasinya yang tersedia masih di area Jakarta, Banten dan Jawa Barat. Sementara Jawa Timur belum tersedia stoknya. Adapun harga Shell V-Power Diesel saat ini dibanderol Rp 30.890 per liter.

Meski V-Power Diesel sudah mulai tersedia, sejumlah produk BBM Shell lainnya masih belum dijual kembali. Hingga kini Shell Super, Shell V-Power, dan Shell V-Power Nitro+ masih belum tersedia di SPBU.

Shell memastikan layanan lain di area SPBU tetap beroperasi normal selama proses distribusi BBM dilakukan bertahap. “Produk dan layanan di Shell Select, deli2go, dan Bengkel SPBU Shell, dan Shell Recharge tetap tersedia,” lanjut pengumuman tersebut.

Sejumlah konsumen pun ramai mempertanyakan kapan produk BBM lain kembali dijual. Pertanyaan itu membanjiri kolom komentar unggahan resmi Shell Indonesia.

Menanggapi hal tersebut, akun resmi Shell menjelaskan pihaknya masih melakukan koordinasi dengan pemerintah terkait proses rekomendasi impor BBM tahun 2026.

Shell menyebut proses tersebut masih mengikuti tata laksana dan regulasi yang berlaku.

Untuk diketahui, stok BBM di SPBU Shell mulai mengalami kekosongan secara bertahap sejak Agustus 2025. Kondisi itu kemudian mencapai puncaknya pada awal Oktober 2025 ketika sejumlah SPBU dilaporkan kehabisan stok BBM sepenuhnya.

Kekosongan tersebut dipicu belum disetujuinya kuota impor BBM oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). (bn/hel)